162 views
Published On: Sel, Feb 16th, 2016

Ketika Cinta Menyapa Anak Muda Karawang

IMG-20160210-WA0057WK – Karawang, Masjid Asy-Syuhada Cikampek, Kabupaten Karawang mendadak ramai oleh kurang lebih 500 remaja putra putri pada hari Ahad (14/2/2016). Mereka terlihat antusias menghadiri acara yang diselenggarakan komunitas ODOJ (One Day One Juz) Karawang yang bertajuk “Ketika Cinta Menyapamu”.

Pada acara ini panitia menghadirkan dua pembicara. Pembicara pertama adalah Fathiatus Syafiqah, yang masih duduk di kelas XI SMA Insan Cendekia Madani, BSD Serpong Tangerang Selatan. Pemateri kedua adalah ustad Abdul Roziq, SQ penemu metode Bilqis, agar kita bisa membaca Al Quran dengan irama yang indah secara mudah.

Acara yang dimulai pukul 08.00 ini dipandu oleh MC Yuning Ayu Lestari, dari Komunitas ODOJ Karawang. Sebuah film berjudul “Kembali Kepadamu” yang diproduksi komunitas ODOJ yang diperankan oleh Oki Setiana Dewi dan Teuku Wisnu ditayangkan di sesi awal acara.

Kang Deny sebagai ketua ODOJ Karawang menyampaikan tentang perkembangan ODOJ di Karawang serta program ODOJ yang siap digelar untuk menyiarkan Al Quran. “Alhamdulillah  di Karawang ini sudah ada program-program ODOJ yang sudah berjalan, diantaranya program Kalqulus (Kajian Al-qur’an Ala Ustadz), OTS (ODOJ go To School), NGAOS (Ngaji On the Street), serta kajian semacam seminar seperti yang sedang kita diselenggarakan,” papar Kang Deny dalam sambutannya.

“ODOJ selain sudah berbadan hukum sehingga legal menyelenggarkan berbagai kegiatan di seluruh Indonesia, juga sudah tersebar di berbagai negara dan benua,” tambahnya.

12715785_838874492890002_6143761692841430554_nRupanya tema seputar cinta sangat menarik bagi kalangan remaja. Apalagi dalam pemaparan oleh pemateri pertama, Fathiatus Syafiqah. Tema cinta ini dikupas dengan sangat menarik, dan suasana semakin seru karena dialog interaktif dengan moderator Kang Marano JM (Ketua BKPRMI Karawang), menjadikan acara ini seperti talk show-nya Kick Andy.

“Andaikan boleh bertepuk tangan, barangkali masjid yang belokasi di depan Polsek Cikampek itu ramai oleh gemuruh tepuk tangan. Terutama saat Fathia memaparkan sikapnya yang menolak pacaran. Dimana ia menerangkannya secara tegas, lugas dan logis. Menjadikan peserta yang tengah remaja itu memperoleh pencerahan bagaimana sikap yang benar ketika disapa cinta. Agar tidak terjerumus ke dalam kesalahan yang berujung pada kegalauan bahkan penderitaan,” ungkap Solihudin salah satu peserta yang hadir saat itu.

Penulis buku Breaking The Limit ini kemudian menerangkan lebih jauh bahwa masa muda adalah masa teramat berharga untuk dilewatkan hal tak berguna. “Tubuh yang masih kuat, fikiran yang masih segar dan semangat yang membara akan sangat bagus kalau disalurkan ke kegiatan positif,” tutur Fathia.

Remaja yang menamatkan SMP-nya di Sekolah Alam Karawang ini kemudian memberikan peserta tips praktis mengelola waktu agar efektif yaitu senantiasa menulis apa-apa yang akan dilakukan dan diinginkan.

Setelah tema cinta, pada sesi kedua peserta kemudian memperoleh ilmu yang sangat bermanfaat. Ustadz Abdul Roziq memberikan pelatihan singkat bagaimana membaca Qur’an dengan irama yang indah dan mudah mengacu kepada salah satu Syaikh yang menjadi imam di Masjidil Haram-Mekah. Metodenya beliau namai dengan Metode Bilqis. Pembawaannya yang mudah, lucu dan bergaya trainer menjadikan pelajaran membaca Qur’an menjadi sangat menyenangkan.

12717418_838874742889977_9035888334823585412_n“Sungguh hari penuh berkah ketika anak-anak muda itu begitu antusias dengan masjid, al Qur’an dan ilmu. Semoga acara serupa semakin banyak diselenggarakan oleh berbagai pihak. Mengingat tantangan generasi muda sekarang sungguh amat berat. Semoga masjid-masjid yang lain bisa memakmurkan dengan kegiatan syiar dakwah generasi mudanya,” pungkas Fathia.(*)

 

(Slhdn)

Komentar