209 views
Published On: Ming, Apr 2nd, 2017

Anies-Sandi dapat Dukungan dari 13 Organisasi Buruh di Jakarta

cawagub-dki-jakarta-nomor-urut-3-sandiaga-uno-menggelar-_170331223658-741

JAKARTA, WK – Sebanyak 13 organisasi buruh DKI yang tergabung dalam Koalisi Buruh Jakarta (KBJ) akan mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon Gubernur (cagub)- Wakil Gubernur (cawagub) DKI Jakarta 2017 Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Salah satu poin yang menjadi dasar dukungan tersebut lantaran Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lebih rendah dari Bekasi dan Karawang.

Ketua Bidang Buruh Petani dan Nelayan DPW PKS DKI Jakarta Arief Wicaksono memberikan apresiasi yang luar biasa kepada 13 organisasi buruh DKI yang tergabung dalam KBJ Dukung Anies-Sandi. Apresiasi tersebut disampaikan saat silaturahmi para tokoh buruh pendukung Anies-Sandi dengan Cawagub DKI Sandiaga Uno di Kantor DPW PKS DKI Jakarta, Cempaka Putih, Kamis, 30 Maret 2017 kemarin.

“Buruh adalah elemen penting dalam kehidupan bernegara. Sumbangsih buruh untuk pembangunan dan perekonomian sangat besar. Namun sayangnya kesejahteraannya masih diabaikan oleh pemerintah,” kata Arief di sela pertemuan.

Sementara itu, Winarso selaku Koordinator KBJ yang juga Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) DKI Jakarta menyampaikan buruh DKI menginginkan gubernur baru yang bisa membawa perubahan dan kesejahteraan buruh dan rakyat.

Pria yang akrab disapa Win itu menilai bila Gubernur DKI saat ini, telah gagal meningkatkan kesejahteraan kaum buruh di Jakarta. Karena selama dipimpin Ahok, UMP DKI Jakarta lebih rendah dibanding Bekasi dan Karawang.

“Kebijakan Ahok dalam penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) di DKI itu aneh.  Ahok menetapkan UMP DKI selama 3 tahun lebih rendah dari Bekasi dan Karawang, padahal.biaya hidup di Jakarta lebih mahal,” ujarnya.

Untuk itu, Winarso menegaskan dukungan ke paslon Anies-Sandi adalah upaya untuk mewujudkan kesejahteraan buruh yang lebih baik. Yaitu, ditandai dengan adanya kontrak politik dengan Anies-Sandi yang berisi 10 poin, di antaranya adalah Anies-Sandi menyatakan akan menaikkan upah minimum DKI Jakarta lebih tinggi dari ketentuan PP No 78/ 2015.

“Insya Allah sebanyak 3.000-4.000 buruh akan hadir dalam deklarasi dukungan buruh dan konsolidasi pemenangan Anies-Sandi pada 1 April 2017,” tegasnya. [sindo]

Komentar