179 views
Published On: Sab, Mei 26th, 2018

Beroperasinya BIJB Akan Pacu Perekonomian Daerah

MAJALENGKA, WK – Bandara Internasional Jawa Barat resmi akan beroperasi untuk penerbangan komersial pada 8 Juni 2018 mendatang. Aher mengatakan hal tersebut usai melakukan historical flight (penerbangan bersejarah) dari Bandara Husein Sastranegara ke BIJB Kertajati, pada Kamis (24/05/2018).

Sebelumnya juga telah dilakukan historical flight oleh Presiden Joko Widodo dengan menggunakan pesawat Kepresidenan. Presiden Jokowi yang mendarat di BIJB pukul 09.30 pagi langsung disambut oleh Gubernur Aher, Bupati Majalengka Sutrisno dan Dirut BIJB Virda Dimas Eka Putra.

“Alhamdulillah tadi sudah kita saksikan pendaratan bersejarah ini. Ini pendaratan resmi yang pertama pesawat turun di BIJB setelah kemarin memang ada percobaan-percobaan yang telah dilakukan,” ujar Jokowi.

Presiden berharap, kehadiran bandara ini memberikan pelayanan kepada seluruh warga Jabar khususnya dan masyarakat Indonesia serta dunia yang ingin berkunjung ke Jabar. Beroperasinya BIJB Kertajati juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi warga Majalengka dan Jabar keseluruhan.

Menurutnya, BIJB Kertajati merupakan proyek ujicoba yang berhasil. Bandara yang menelan biaya sebesar Rp 2,1 Triliun yang berasal dari APBD Pemrov Jabar, swasta, dibantu pemerintah pusat ini, akan dijadikan percontohan di daerah lain dalam hal pembangunan dan pembiayaan.

“Ini adalah sebuah uji coba yang berhasil yaitu kerjasama antara pemerintah pusat, provinsi dan perusahaan swasta dalam pembangunan bandara ini. Model seperti ini akan kita kembangkan di daerah lain. Sehingga percepatan pembangunan itu bisa betul-betul dirasakan masyarakat,” tutup Jokowi.

Pembangunan sisi darat yang baru dimulai PT BIJB pada awal 2016 lalu juga diapresiasi Jokowi. Baginya model kerja sama apik antara Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Majalengka yang terjalin bisa mengakselerasi sebuah pembangunan infrastruktur. Sekadar diketahui, PT BIJB yang dipercaya menjadi pelaksana pembangunan sisi darat bisa mengerjakan dengan target beroperasi pada 2018 ini. Sedangkan untuk infrastruktur pendukung lainnya yang dibangun Kementerian Perhubungan seperti landasan pacu (runway), landasan gelinding (taxiway), tempat parkir pesawat (apron) berikut komponen lainnya serta menara air traffic control (ATC) milik AirNav sudah 100 persen.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengucapkan selamat atas beroperasinya Bandara Kertajati. Hadirnya bandara seluas 1.800 Hektare ini tentu bisa menambah atraktif penerbangan dari dan ke Jawa Barat. “Selamat Jawa Barat memiliki Bandara terbesar kedua setelah (bandara) Soeta,” ujar Budi. [rls]

Komentar