112 views
Published On: Ming, Agu 29th, 2021

Kepedulian Haji Aep Terhadap Kondisi Warganya

KARAWANG, WK – Wakil Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE mendapat laporan soal Nenek Kariyem dan tempat tinggalnya yang sudah tidak layak huni. Rumah warga Dusun Pacogreg di Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, Karawang itu tak lagi layak dihuni. Bangunan dari bilik bambu berukuran sekitar 2 meter kali 4 meter itu, dinding kanan dan kirinya sudah setengah menganga.

Alas rumah berupa tanah. Pintunya sudah tak ada. Beberapa bagian rumah lainnya pun rusak dimakan usia. Di samping kiri ada sumur tua, tapi tak lagi dipakai. Untuk sehari-hari, dia mengandalkan air dari rumah kerabatnya.

Haji Aep sapaan Wakil Bupati Karawang langsung bergegas ke lokasi Nenek Kariyem, sambil membawa beberapa bantuan pangan ia mengatakan,”Jadi ada yang langsung WhatsApp ke saya, lalu saya coba minta foto dan saya mau langsung mengeceknya,” kata Haji Aep (Minggu, 29/8/2021).

Nenek Kariyem hanya tinggal sendiri. Suaminya sudah bertahun-tahun meninggal dunia. Sementara dua anaknya sudah menikah dan tinggal jauh dari rumahnya yang berbeda kecamatan.

Sehari-hari Kariyem hanya mengandalkan bantuan dari kerabat dan tetangga. Sesekali ia hanya bekerja sebagai buruh tani, namun karena kondisi kesehatannya, kini ia tak lagi bisa bekerja.

“Setiap hujan kebanjiran,” kata Kariyem saat ditemui (Sabtu, 29/8/2021).

Barang-barangnya pun sederhana, satu katel dan panci. Lalu beberapa piring dan dua gelas plastik. Tak ada kasur empuk, tidur hanya menggunakan tikar bekas yang mengalas di atas ranjang bambu.

Rumah Nenek Kariyem, diketahui tidak masuk ke dalam rencana pembangunan rumah tinggal layak huni (rutilahu) dari kantor desa setempat, meskipun kondisinya nyaris ambruk.

Melihat kondisi rumahnya, Haji Aep meminta Bidang Rutilahu Dinas Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PRKP) untuk segera membangunkan rumah Nenek Kariyem. Lagipula secara persyaratan terpenuhi, yakni rumahnya berdiri di atas tanah miliknya.

Nenek Kariyem (60) tengah duduk di teras rumah kerabatnya. Di sampingnya, tampak barang-barangnya yang sederhana. Ia tinggal di sana untuk sementara, menunggu rumahnya dibangun.

“Saya minta dalam waktu 15 hari, rumah ibu Kariyem ini sudah jadi dan sudah layak huni, beserta isinya,” tegas Haji Aep. [tim]

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. […] “Saya minta dalam waktu 15 hari, rumah ibu Kariyem ini sudah jadi dan sudah layak huni, beserta isinya,” tegas Haji Aep. (sumber : WK) […]

Komentar